Semua Ibu Pasti Berusaha yang Terbaik untuk Buah Hatinya #PART1

Agustus 31, 2020

 Hai moms

Assalamualaikum moms, semoga hari kalian selalu menyenangkan dan selalu diberi kesehatan oleh Allah SWT.

Kali ini aku mau sedikit cerita pengalamanku sebagai ibu baru yang mungkin bisa jadi pelajaran bagi teman-teman calon ibu atau yang sudah jadi ibu sekalipun.

Moms, pasti seneng banget dong ketika kita tau ada tanda dua garis pada testpack saat itu, apalagi moms semua yang nunggu nunggu punya baby. Ya begitu juga aku, aku pertama kali tau hamil waktu itu belum genep 24 tahun, setelah menikah sekitas 1,5tahun Allah baru kasih karunia Nya terhadapku dan keluarga. Sungguh bener-bener saking senengnya kepikiran sampe ga bisa tidur. Bener gasih aku ini hamil ? berati ada kehidupan lain di dalam badanku tepatnya dirahimku. Beberapa hari kemudian aku periksa ke dokter obgyn, dan ternyata memang benar usia kandungan 5 minggu saat itu. Sedikit demi sedikit ku pelajari hal apa saja yang baik untuk bumil dan janinnya. Termasuk aku yang sangat suka mie instan, makanan pedas, jajan jajan bemicin, kutinggalkan semuanya

Semua hal yang bisa ku lakukan demi kebaikan janin ku usahakan. Di trimester awal pastinya para bumil tau, badan greges, mual muntah, pusing, lemas segala macam dirasakan. Tapi yang aku rasain sih masih umum, ga sampe yang liat nasi muntah, hehehe 😁. Namun memasuki trimester 2, kebetulan kegiatanku saat itu sangat padat dan menguras energi serta pikiran, sehingga sering kecapean dan ternyata rinithisku sering sekali kambuh. Akhirnya aku mulai rajin berolahraga khusus bumil mulai minggu ke 20 sampai melahirkan. Dan hal baiknya karna sering olahraga jadi perinium lebih lentur.

Saat hari itu tiba yaitu 07 Oktober 2019, Alhamdulillah, akhirnya lahirlah putriku tercinta kedunia. kebetulan hari sebelum melahirkan aku belum sempat cuti karna anakku lahir pas 38 weeks dan niat hati mau cuti kerja seminggu sebelum melahirkan.

Saat anakku lahir aku sangat amat minim ilmu mengenai parenting, terutama mengenai tata cara merawat newborn. Namun yang dapat ku syukuri adalah ASIku dapat keluar langsung setelah melahirnan, karna dokter langsung menyarankan untuk IMD ( inisiasi menyusui dini). Di hari ke 3 setelah pulang dari Rumah Sakit, aku dipijat badannya dan pijat laktasi juga, setelah itu ASIku langsung sangat deras dan payudara jadi bengkak. Aku dengan dibantu sepupu tetap memerah ASI pake breast pump biar payudara tidak bengkak karna kebutuhan ASI bayi masih sedikit



Ternyata memang luar biasa menjadi ibu, harus bangun ketika anak minta susu dimalam hari, makan juga jd terburu-buru, mandipun begitu karna takut anak nangis mminta nenen. Kebetulan anakku juga sangat kenceng nyusunya bahkan dimalam hari bisa sejam sekali, yang alhasil badannya sangat ginuk-ginuk. 😁😁

Namun dibalik anak yang lucu dan ginuk-ginuk pasti ada kerja keras luar biasa seorang ibu dan Moms semua itu pasti  juga beberapa mengalami baby blues dan carut marutnya suasana hati dengan segala kondisi yang ada, memang benar-benar butuh orang disekitar kita yang mampu menenangkan, mendukung dan mengerti kondisi kita. 

Hingga pada suatu hari ketika badan benar2 kelelahan pikiran kalut dan insomnia parah, ambruklah badanku. Aku tidak bisa mendiagnosis sendiri badanku namun menurut yang ku pelajari mungkin itu sudah masuk tahap postpartum depression. Rasanya aku tidak mengenali diriku lagi, bahkan takut menatap cermin. Ditambah dokter bilang GERD nya kambuh. wadawww luar biasa. ASIku yang sangat deras sampe tidak keluar karna bengkak. Ketika itu anakku masih umur 45 harian. Hatiku rasanya hancur sehancur hancurnya, badanku remuk, dan perasaanku berkecamuk. Namun, aku masih beruntung aku punya tante seorang perawat, aku dibantu untuk mengeluarkan ASI yang tersumbat, dan itu rasanya luaaaar biasa sama seperti orang melahirkan. Dan aku perlahan mulai menyusui kembali. Tanteku bilang itulah tahap tahap penyesuaian menjadi ibu.

Sembari masih dalam kondisi kurang fit dan minum obat, aku sering mengompres dan mulai perlahan menyusui anakku. Dan hari demi hari anakku mulai bisa menyusu dimalam hari sambil tiduran mulai usia 4 bulan. Karna pas usia 4 bulan berat badan anakku 8,3 kg kan jemper banget kalo harus mangku tiap malem. Disitulah aku mulai nyaman menjadi ibu, sudah bisa bobo hanya berdua tanpa bantuan orang tua ( karena LDR dengan suami). Dan hari2 mulai semakin menyenangkan melihat tumbuh kembangnya. 

Begitulah tahap awal perjuangan seorang ibu mungkin ya, jadi buat teman2 yang mau jadi ibu, banyak mencari ilmu mengenai hal hal pasca melahirkan dan tata cara merawat baby newborn. Semakin banyak ilmu, dalam menghadapi masalah pastinya lebih memiliki pengetahuan untuk menyelesaikannya. Sekian cerita #JADIIBUBARU dariku. nanti kita sambung ke cerita selanjutnya ya. 

You Might Also Like

0 komentar

Pengikut